Home Ekonomi Kreatif Ustad Valentino Dinsi Come Back: Siap Salurkan Modal Rp.300 Miliar

Ustad Valentino Dinsi Come Back: Siap Salurkan Modal Rp.300 Miliar

Buka Kelas Ngaji Bisnis Gratis

158
0
SHARE
Ustad Valentino Dinsi Come Back: Siap Salurkan Modal Rp.300 Miliar

Keterangan Gambar : kolase foto aboe.

Depok, pjminews.com- Setelah vakum dari dunia dakwah dan bisnis akibat sakit kini  ustad motivator dan tokoh ekonomi syariah terkemuka Indonesia, Valentino Dinsi kembali bangkit.

Sabtu, 16 Mei 2026, ia memulai debut kebangkitannya dengan membuka kelas dakwah perdana “Ngaji Bisnis” di Masjid Darussalam, Tugu, Depok.

Kegiatan dibuka Ketua DPRD Depok, Ade Supriatna, ST MT (keynote speaker). Selain Valentino ikut memberi pembekalan Wanto (SB Consulting) dan Irsal Suardi, SH (Atrina Gold Mining)

Valentino Dinsi dikenal luas sebagai penggagas konsep bisnis syariah berbasis komunitas, di antaranya jaringan 212 Mart, Family Mart, dan Badan Usaha Milik Masjid [BUMM]. Program-program tersebut bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui pengelolaan usaha yang dikelola masjid.

Dalam sesi pembukaan, Valentino menyampaikan bahwa masa vakumnya disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mengharuskan operasi hati.

“Ini adalah babak baru. Fokus saya sekarang adalah mendampingi masjid agar bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya di hadapan para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jabodetabek, Bandung dan Banten.

Program “Ngaji Bisnis” dirancang sebagai pelatihan praktis bagi takmir masjid untuk memahami manajemen usaha, perencanaan bisnis, dan tata kelola keuangan syariah. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapat kesempatan mengakses skema pendanaan.

Modal 300 Miliar

Valentino memaparkan sudah ada  donatur yang menyediakan  modal hingga Rp300 miliar untuk disalurkan kepada takmir  masjid yang ingin membuka usaha produktif. Dana tersebut akan disalurkan melalui mekanisme yang ia kelola, disertai pendampingan manajemen bagi pengelola masjid penerima manfaat.

“Tanpa manajemen yang baik, modal besar pun bisa habis. Karena itu pendampingan menjadi syarat utama,” tegasnya.

Ajakan ini ditujukan kepada seluruh takmir masjid di Indonesia yang ingin mengembangkan usaha berbasis masjid. Valentino berharap program ini dapat menghidupkan kembali peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai motor ekonomi umat.

Kelas “Ngaji Bisnis” direncanakan berjalan berkelanjutan dengan materi yang mencakup studi kasus, perencanaan usaha, dan evaluasi bisnis. Pendaftaran dibuka untuk takmir masjid yang ingin mengikuti pelatihan tahap berikutnya.

Kebangkitan Valentino Dinsi mendapat perhatian dari kalangan aktivis ekonomi syariah, yang melihat inisiatif ini sebagai upaya memperkuat ekosistem bisnis umat melalui institusi masjid.***(pp/aboe/rat)