Home Seni Budaya IICF 2026 Siap Digelar di Jakarta, Hadirkan 600 Delegasi Dunia

IICF 2026 Siap Digelar di Jakarta, Hadirkan 600 Delegasi Dunia

133
0
SHARE
IICF 2026 Siap Digelar di Jakarta, Hadirkan 600 Delegasi Dunia

Jakarta, Indonesia – Semangat persahabatan antarbangsa melalui budaya kembali hadir di Indonesia. 5th Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026 akan diselenggarakan pada 10–16 September 2026 di Jakarta, menghadirkan delegasi dari berbagai negara dan daerah di Indonesia dalam sebuah perayaan budaya berskala internasional.

Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, IICF telah berkembang menjadi salah satu festival budaya internasional yang konsisten mempertemukan masyarakat dunia melalui seni, tradisi, dan pertukaran budaya. Festival ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat diplomasi budaya di tingkat global.

5th Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026 merupakan festival budaya internasional yang menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya dunia, kompetisi parade internasional, kompetisi tari, rekor MURI, culture run, bazar UMKM, pertukaran budaya, kompetisi gambar dan mewarnai, workshop, hingga program interaksi antardelegasi.

Festival ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi, pelestarian budaya, penguatan jejaring internasional, serta promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Penyelenggaraan 5th IICF 2026 diinisiasi dan diselenggarakan oleh Yayasan Warna Budaya Indonesia (Color of Indonesia), sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang kebudayaan, pendidikan, dan pertukaran internasional.

Festival ini dipimpin oleh Vivi Sandra Putri, Founder Color of Indonesia, yang dikenal sebagai pegiat budaya dan diplomasi internasional. Dalam kiprahnya di tingkat global, Vivi Sandra Putri juga aktif dalam berbagai organisasi budaya internasional, antara lain sebagai: Vice President pada organisasi budaya internasional World Central Headquarters Global Union of Culture & Artists (INGO GUCA), State President World Culture Heritage Counci (WCHC)l; Delegasi pada International Organization of Folklore Festival (I.O.F.F) 

Melalui jejaring internasional yang dimilikinya, Vivi Sandra Putri terus mendorong hadirnya ruang-ruang kolaborasi budaya yang mempertemukan Indonesia dengan berbagai negara di dunia.

"IICF bukan sekadar festival pertunjukan. Ini adalah ruang persahabatan, tempat generasi muda dunia belajar untuk saling menghargai keberagaman dan membangun perdamaian melalui budaya," ujar Vivi Sandra Putri.

5th Indonesia International Culture Festival akan berlangsung selama tujuh hari, yaitu pada:10–16 September 2026

dengan berbagai agenda budaya yang akan dilaksanakan sepanjang rangkaian festival.

Festival akan digelar di Jakarta, Indonesia, dengan sejumlah lokasi kegiatan yang akan menjadi titik pertemuan para delegasi internasional, masyarakat, pelaku seni, dan wisatawan.

Sebagai kota global yang kaya akan keberagaman, Jakarta dinilai menjadi lokasi strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat diplomasi budaya dunia, terlebih dalam momentum menyambut lima abad perjalanan kota Jakarta.

Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, budaya memiliki kekuatan untuk menjembatani perbedaan. IICF hadir sebagai upaya memperkuat toleransi, memperluas persahabatan antarbangsa, serta memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Selain berdampak pada pelestarian budaya, festival ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, serta promosi daerah melalui partisipasi berbagai komunitas budaya.

Pelaksanaan IICF 2026 melibatkan kolaborasi multipihak, mulai dari pemerintah antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaam , LPD, Dana Indonesia, institusi Pendidikan Global Mandiri Cibubur , Universitas Pakuan, komunitas seni budaya Indopro, sektor swasta, media, relawan, hingga masyarakat umum.

Sekitar 600 delegasi dari sedikitnya 15 negara serta berbagai provinsi di Indonesia dijadwalkan turut ambil bagian dalam festival ini, menjadikan IICF sebagai salah satu perhelatan budaya internasional terbesar yang diselenggarakan oleh lembaga independen di Indonesia.

Konsistensi Menghadirkan Festival Internasional di Berbagai Daerah

Komitmen Yayasan Warna Budaya Indonesia dalam membangun diplomasi budaya tidak berhenti pada penyelenggaraan IICF di Jakarta. Di bawah kepemimpinan Vivi Sandra Putri, yayasan tersebut secara konsisten menghadirkan festival-festival internasional di berbagai daerah sebagai upaya pemerataan manfaat budaya dan pariwisata.

Pada tanggal 16-21 September 2026, yayasan juga menyelenggarakan West Java International Folk Festival (WIFF Festival) yang berlangsung di Subang dan Bandung, Jawa Barat, sebagai ruang promosi budaya lokal kepada dunia internasional.

Di kawasan timur Indonesia, Yayasan Warna Budaya Indonesia turut menghadirkan 2nd APIFF Festival di Pinrang, Sulawesi Selatan pada tanggal 1-7 Oktober 2026, yang menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus penguatan potensi daerah melalui sektor seni dan pariwisata.

Ke depan, ekspansi program diplomasi budaya ini juga direncanakan menjangkau berbagai destinasi lain di Indonesia, termasuk Bali, Solo, dan Sumatra Selatan, sehingga semakin banyak daerah yang dapat merasakan dampak positif dari penyelenggaraan festival internasional dan tidak menutup kemungkinan membawa pertunjukan budaya Indonesia hingga luar negeri.

"Kami percaya bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan budaya yang layak diperkenalkan kepada dunia. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus membuka panggung internasional dari berbagai penjuru Nusantara," tambah Vivi Sandra Putri.

Melalui semangat "Through the Culture We Become One", 5th Indonesia International Culture Festival 2026 diharapkan menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, memperkuat posisi Indonesia sebagai rumah bagi peradaban budaya dunia, serta menginspirasi lahirnya kolaborasi lintas bangsa demi masa depan yang lebih harmonis.