Home Seni Budaya COLOR OF INDONESIA RAIH REKOR MURI 2.713 PENARI DARI 12 NEGARA MERIAHKAN TARI JALI-JALI BETAWI

COLOR OF INDONESIA RAIH REKOR MURI 2.713 PENARI DARI 12 NEGARA MERIAHKAN TARI JALI-JALI BETAWI

46
0
SHARE
COLOR OF INDONESIA RAIH REKOR MURI 2.713 PENARI DARI 12 NEGARA MERIAHKAN TARI JALI-JALI BETAWI

JAKARTA, 12 Oktober 2026 -  Yayasan Warna Budaya Indonesia melalui Color of Indonesia menorehkan pencapaian dalam pelestarian dan promosi budaya Nusantara dengan menghadirkan Pagelaran Tari Jali-Jali Betawi yang melibatkan 2.713 penari dari Indonesia dan delegasi 12 negara. Pagelaran yang berlangsung pada 12 Oktober 2026 ini berhasil meraih Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Sebanyak 12 negara yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut meliputi Rusia, Polandia, Amerika Serikat, Mongolia, Korea Selatan, Filipina, Malaysia, India, Sri Lanka, Thailand, Bangladesh, dan Turki.

Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi promosi seni budaya Betawi di panggung internasional, sekaligus memperkuat semangat pelestarian identitas budaya Jakarta menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027.

Lebih dari sekadar pemecahan rekor, pagelaran ini menghadirkan pesan bahwa seni tradisional dapat menjadi jembatan persahabatan lintas bangsa. Tari Jali-Jali, yang lekat dengan identitas masyarakat Betawi, menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya Jakarta kepada masyarakat internasional.

2.713 Penari, 12 Negara, Satu Semangat Kebudayaan

Keterlibatan 2.713 penari dalam satu pagelaran menunjukkan besarnya partisipasi dalam upaya mengangkat seni tradisional Indonesia. Kehadiran delegasi dari 12 negara juga memperlihatkan ruang kolaborasi budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang kebangsaan.

Melalui Tari Jali-Jali Betawi, para peserta tidak hanya menjadi bagian dari pencapaian rekor, tetapi juga turut merayakan warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan, keramahan, dan persatuan.

Bagi Color of Indonesia, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberikan ruang bagi seni tradisional agar semakin dikenal, diapresiasi, dan diwariskan kepada generasi muda.

Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya milik komunitas tempat tradisi itu tumbuh, melainkan juga bagian dari kekayaan nasional yang dapat diperkenalkan kepada dunia.

Vivi Sandra Putri: Rekor MURI Menjadi Momentum Mengangkat Budaya Betawi Menuju Lima Abad Jakarta

Founder sekaligus Direktur Festival Color of Indonesia, Vivi Sandra Putri, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Rekor Dunia MURI melalui Pagelaran Tari Jali-Jali Betawi. Menurutnya, pencapaian tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar penghargaan karena berkaitan erat dengan pelestarian warisan budaya dan penguatan identitas Jakarta.

“Bagi kami, pencapaian Rekor MURI ini memiliki makna yang sangat mendalam. Kami ingin menunjukkan bahwa kebudayaan Betawi merupakan bagian penting dari identitas dan sejarah Jakarta yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada dunia.

Melalui Pagelaran Tari Jali-Jali Betawi yang melibatkan 2.713 penari dari Indonesia dan 12 negara, kami ingin membawa seni budaya Betawi melangkah lebih jauh, melampaui batas negara, dan mendapatkan apresiasi di tingkat internasional,” ujar Vivi Sandra Putri.

Ia menegaskan, momentum menuju lima abad Jakarta pada 2027 perlu dimanfaatkan untuk semakin memperkuat identitas budaya kota sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap warisan leluhur.

“Kami berharap peringatan lima abad Jakarta tidak hanya menjadi perayaan usia kota, tetapi juga menjadi momentum untuk menghargai sejarah, merawat tradisi, dan memperkenalkan kekayaan budaya Betawi kepada generasi muda serta masyarakat dunia.

Kami ingin Tari Jali-Jali tidak hanya dikenal sebagai kesenian tradisional, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jakarta dan Indonesia. Budaya lokal memiliki kekuatan untuk menyatukan bangsa-bangsa, membangun persahabatan internasional, dan menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia,” tambahnya.

Vivi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penari, delegasi mancanegara, seniman, komunitas budaya, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pagelaran tersebut.

“Rekor ini bukan hanya milik Color of Indonesia, melainkan juga menjadi kebanggaan masyarakat Betawi, masyarakat Jakarta, dan seluruh bangsa Indonesia. Kami ingin terus menghadirkan kegiatan kebudayaan yang memberikan dampak nyata bagi pelestarian tradisi sekaligus menjadikan Jakarta sebagai panggung pertemuan budaya dunia,” ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemajuan Kebudayaan

Penyelenggaraan Pagelaran Tari Jali-Jali Betawi mendapat dukungan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Dana Indonesiana, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Taman Impian Jaya Ancol.

Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat luas, memperkuat promosi seni tradisional, dan membuka ruang interaksi antara pelaku seni Indonesia dengan komunitas internasional.

Kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah, lembaga pendukung, komunitas budaya, dan masyarakat merupakan unsur penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Melalui sinergi tersebut, seni budaya Indonesia diharapkan semakin dekat dengan generasi muda dan memperoleh ruang apresiasi yang lebih luas di tingkat global.

Color of Indonesia Siapkan Kejutan MURI pada IICF 2027

Setelah pencapaian Rekor Dunia MURI pada Oktober 2026, Color of Indonesia bersiap melanjutkan kiprahnya melalui penyelenggaraan 6th Indonesia International Culture Festival (IICF) 2027, yang direncanakan berlangsung pada 24–28 September 2027 di Jakarta, Indonesia.

Festival internasional ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi seniman, penari, komunitas budaya, dan delegasi dari berbagai negara. Beragam agenda direncanakan untuk memeriahkan festival, mulai dari pertunjukan seni, kompetisi tari internasional, parade budaya, hingga kegiatan pertukaran budaya.

Vivi Sandra Putri mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kejutan khusus yang berkaitan dengan MURI untuk penyelenggaraan IICF 2027.

“Pencapaian tahun ini bukanlah akhir dari perjalanan kami. Justru ini menjadi motivasi untuk menghadirkan sesuatu yang lebih besar, lebih bermakna, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kebudayaan Indonesia.

Untuk IICF 2027, kami sedang menyiapkan kejutan khusus untuk MURI. Kami belum dapat membocorkan detailnya sekarang, tetapi kami berharap apa yang kami persiapkan nanti dapat menjadi kebanggaan baru bagi Indonesia dan memberikan warna berbeda dalam perjalanan festival budaya internasional kami,” tutur Vivi.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan festival harus menjadi kesempatan untuk menghadirkan gagasan baru, memperluas partisipasi masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian kebudayaan Indonesia.

Kejutan yang tengah dipersiapkan tersebut diharapkan menjadi langkah lanjutan dalam menghadirkan kegiatan kebudayaan berskala besar yang tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memiliki nilai edukasi, pelestarian tradisi, dan dampak positif bagi promosi budaya Indonesia.

Dari Jakarta untuk Dunia, Budaya Menyatukan Bangsa

Keberhasilan Pagelaran Tari Jali-Jali Betawi meraih Rekor Dunia MURI menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Melalui Yayasan Warna Budaya Indonesia, Color of Indonesia terus mendorong pelestarian tradisi melalui festival, pertunjukan seni, kompetisi, dan program pertukaran budaya lintas negara.

Menjelang lima abad Jakarta pada 2027, penguatan kebudayaan Betawi menjadi bagian penting dalam menjaga identitas kota, menghormati warisan leluhur, serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.

Dari Jakarta untuk dunia, Tari Jali-Jali Betawi membawa pesan bahwa budaya dapat melampaui batas negara, mempertemukan keberagaman, menumbuhkan persahabatan, dan memperkuat persatuan.

Color of Indonesia  Through the Culture We Become One.

Tentang Yayasan Warna Budaya Indonesia (Color of Indonesia)

Yayasan Warna Budaya Indonesia (Color of Indonesia) merupakan penyelenggara festival, pertunjukan seni, kompetisi, dan program pertukaran budaya yang berfokus pada pelestarian serta promosi kebudayaan Indonesia melalui kolaborasi nasional dan internasional. Melalui berbagai programnya, Color of Indonesia berkomitmen membuka ruang bagi seniman dan komunitas budaya untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Nusantara kepada masyarakat dunia sekaligus membangun persahabatan antarbangsa melalui seni dan kebudayaan.